Powered by free wordpress themes

Monday , September 27 2021
Home / Peristiwa / Polres Mojokerto Tangkap Tersangka Penyadur Ulang Mie Instan Kadaluwarsa

Powered by free wordpress themes

Petugas Menunjukkan Mie Kadaluwarsa Yang Dijadikan Bahan Super Mie Instan Cap Bunga Terompet (tri)

Polres Mojokerto Tangkap Tersangka Penyadur Ulang Mie Instan Kadaluwarsa

Mojokerto, HarianForum.com – Susanto (38) diamankan oleh Anggota Satgas Pangan Satreskrim Polres Mojokerto karena melakukan produksi menyadur ulang mie instan dalam kemasan untuk dijadikan produk asli tapi palsu (aspal), Jumat (22/6/18). Dirinya memproduksi mie tersebut di sebuah gudang yang berada di Desa Kembangsari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita 10 ton mie instan kadaluwarsa dengan jenis mie instan dari berbagai merek, mulai dari mie bungkus lokal merek terkenal sampai mie intan impor.

Bahan baku yang disita petugas yakni, tiga cup mie merek IMEE, mie kering merek Sukaku, Sarimi, Indomie, Gekikara Ramen, Bibun Zenpasta Shirataki, dan sejumlah bungkusan plastik berukuran besar berisi mie merek Cap Bunga Terompet.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simartama menjelaskan bahwa, tersangka mendapat bahan baku mie instan dalam kemasan yang telah kadaluwarsa itu dari distributor di Pasuruan.

Tersangka memberi lebel super mie instan cap Bunga Terompet, sekaligus mencantumkan data kadaluwarsa yang baru, dan menggunakan ijin edar P. IRT 20637104000666 yang diketahui bukan milik tersangka.

Akibat dari perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 142 Jo Pasal 91 ayat 1 UURI Nomer 18 Tahun 2012 tentang pangan, dengan ancaman pidana kurungan selama 2 tahun atau denda sebesar Rp 4 miliar. (Tri/Frm)

Check Also

Pria Asal Pasuruan Ini Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah, Begini Kronologinya

Nganjuk, HarianForum.com- Warga Desa Gentong Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pasuruan MH (19) ditemukan tergeletak bersimbah darah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *