Sabtu , Februari 24 2024
555 views
Juni Arifin, Sekretaris Tandfidziyah PC NU Kab. Blitar.

Konfercab PC NU XVIII Kab. Blitar Mengusung Ruh Kemandirian & Kebersamaan

Blitar, HarianForum.com- Di kantor Badan Amil Zakat Nasional  atau Baznas kabupaten Blitar, Juni Arifin menuturkan Konfrensi Cabang Pengurus Cabang NU atau Konfercab PC NU kabupaten Blitar ke XVIII rencana bakal dihelat di Pondok Pesantren Al Falah, Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Kepada Harian Forum.com (11/01), Ketua Pelaksana konfrensi cabang pengurus cabang NU kabupaten Blitar ke XVIII melanjutkan penuturannya, pertemuan organisasi Islam Indonesia yang mempunyai tujuan terwujudnya tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan, kesejahteraan umat dan demi terciptanya rahmat bagi semesta, mengambil tema Satu Abad Nahdlatul Ulama Meneguhkan Kemandirian dan Merajut Kebersamaan.

Digelar tanggal 27-28 Rajab 1444 H atau tanggal 18-19 Pebruari 2023, Juni Arifin menambahkan penyampaiannya tema yang diusung dalam konfrensi cabang NU kabupaten Blitar mengandung ruh yang kuat membangun kemampuan personal maupun sosial untuk memiliki keberanian dan berinisiatif serta bertanggung jawab dalam mengadapi permasalahan yang ada, dengan tidak menggantungkan keberdayaan pihak lain, serta kedepannya harus lebih bisa mandiri baik dalam urusan politik, ekonomi maupun keilmuan.

Selain itu gelaran konferensi bertempat di pondok pesantren yang diasuh KH. Moh Ardani Ahmad merupakan Rais Syuriah NU Kabupaten Blitar, diperkirakan akan dihadiri ribuan ulama serta puluhan ribu warga nahdliyin, nantinya juga akan menjadi wadah untuk menguatkan serta memperluas rasa persaudaraan bagi warga Nahdliyin kabupaten Blitar.

“Konfercab NU ke 18 ini, Insya Allah sudah diputuskan oleh PC NU bertempat di Pondok Pesantren Al Falah, Jeblog atau di ndalemnya Rais Syuriah. Sedangkan untuk temanya, satu abad Nahdlatul Ulama meneguhkan kemandirian dan merajut kebersamaan. Ini yang kita harapkan, bahwa NU lebih mandiri dan terus menjaga serta merawat kebersamaan.
Juga diharapkan dalam konferensi cabang nanti, selain merumuskan program program strategis juga bisa menjadi ajang silaturahmi kyai kyai di Kabupaten Blitar, dengan suasana sejuknya pesantren yang terus menerus dijaga, karena NU tidak akan pernah lepas dari pondok pesantren,” tuturnya.

Tidak sedikit sebagian masyarakat menyebut tahun 2023 sebagai tahun politik, dimana dalam perjalanan waktu adanya aktivitas yang terbingkai kepentingan para elite politik dengan terlihatnya sowan atau melakukan kunjungan kepada para kyai maupun tokoh NU sebagai upaya untuk memperoleh dukungan menjelang pemilihan umum baik pemilihan presiden, pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah, sehingga tidak menutup kemungkinan berpotensi timbul perbedaan. Menanggapi pandangan situasi tersebut, Juni menandaskan semangat kebersamaan warga nahdliyin tetap terus dijaga pada setiap kondisi apapun termasuk menghadapi tahun politik.

“Ya kita tidak bisa menghindari tahun politik , dan monggolah kita serahkan kepada kader kader maupun warga sepenuhnya, menyongsong tahun politik. Namun kami di NU tetap menjaga kebersamaan dengan merawat komunikasi dan itu menjadi bagian yang sangat penting. Yang pasti adanya perbedaan maupun keberagaman tetap terus kita hargai dan selalu kita jaga,” tandas Juni Arifin, sekretaris tanfidziyah pengurus cabang Nahdlatul Ulama kabupaten Blitar.(Ans)

Check Also

Hindari Perpecahan & Faham Radikal, Kapolres Nganjuk Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Nganjuk, HarianForum.com– Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak seluruh peserta Sosialisasi Pemantapan Wawasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *