Blitar, Harian Forum.com – Dalam reses, selalu disampaikan semua yang dijalanksn sesuai kebijakan presiden, tentang kemandirian secara ekonomi, perlu ditingkatkan.Kemudian komunikasi secara masif dan intens dengan stakeholder dan pengusaha atau yang elemen masyarakat lain yang bisa diakses untuk membangun jejaring usaha, dikarenakan pada saat ini di sisi lain ada kebijakan efisiensi anggaran, dan di sisi lainnya terbukanya peluang pekerjaan yang bisa diakses masyarakat.
Dinamika yang terjadi di masyarakat Jawa Timur disampaikan Dr.Hj Laili Abida, S.Ag , MM usai acara Serap Aspirasi Reses Pimpinan Dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Masa Persidangan II Tahun 2025 – 2026, Dr.Hj Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ).
Reses anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Daerah pemilihan 7 meliputi kota Blitar, kabupaten Blitar dan kabupaten Tagung, pada Selasa (11/2) diselenggarakan di PKPRI Kota Blitar, dihadiri beberapa elemen masyarakat hingga komunitas Ojek Online ( Ojol ).
Rangkaian kegiatan tatap muka anggota DPRD provinsi Jawa Timur dengan masyarakat, dibuka ketua panitia reses Arif Kurniawan,S.Sos, dilanjutkan penyampaian Dr.Hj Laili Abida, S.Ag , MM dan diteruskan sesi tanya jawab.
Sugianto, warga kelurahan Karang Tengah dalam menyampaikan aspirasinya terkait dengan kebutuhan fasilitas sanitasi atau toilet di area sumber air mbah Bawuk.Sugianto menambahkan bahwa sumber air mbah berada wilayah kota Blitar, sangat perlunya mendapat perhatian secara serius, sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat, terutama penguatan UMKM.
Merespon penyampaian warga Karangtengah, bunda Laili Abida menuturkan semua aspirasi dari masyarakat diterima, dan nantinya akan ditindak lanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada.

(Foto Dr. Laili Abida)
Ditanyakan upaya anggota legislatif dari fraksi PKB, terhadap dukungan pengembangan dan penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ), Dr Laili Abida menandaskan dukungan penguatan dan pengembangan UMKM, menjadi prioritas.
” UMKM saat ini sangat mempunyai peluang, salah satunya produknya untuk mensubsidi makan bergizi gratis ( MBG ).UMKM sekarang ini juga digerakkan oleh pemerintah melalui koperasi merah putih ( KMP ) dan koperasi merah putih secara otomatis
bisa meminjamkan modal tanpa bunga untuk pengembangan usaha kecil dan menengah.Dari yang tidak terekspose misalnya tata boga, atau mungkin tata busana dengan pengembangan usaha jahitan yang dikerjakan di rumah membutuhkan untuk membeli mesin jahit bisa melalui koperasi merah putih.” pungkas Dr.Hj Laili Abida, S.Ag , MM kepada Harian Forum.com, sebelum melanjutkan kegiatan reses di lokasi lain.(Ans).













