Powered by free wordpress themes

Saturday , October 23 2021
Home / Serba-serbi / Tikungan Ploso Ngipeng, Antara Mitos dan Realita

Powered by free wordpress themes

Tikungan Ploso Ngipeng

Tikungan Ploso Ngipeng, Antara Mitos dan Realita

Tuban, HarianForum.com – Orang menyebutnya tikungan ploso, yakni sebuah titik diantara poros jalan penghubung antara Kecamatan Kerek dan Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Konon dijalan yang berkelok dari tanjakan sumber air ngipeng tersebut, ada sebuah pohon ploso yang sangat besar.

Berdasarkan data yang telah dihimpun, sudah ratusan kali terjadi kecelakaan dititik tersebut, dan sudah tak terhitung lagi berapa banyak nyawa yang melayang sia-sia.

Salah satu penduduk setempat bernama Warji menuturkan kepada HarianForum.com, “Sudah banyak yang celaka disitu, kata orang dulu, ploso itu ada yang nunggu. Jadi, kalau lewat situ amit (permisi) dan ucapkan salam, insya’Allah selamat. Kalau plosonya sudah ditebang dua tahun yang lalu.” Ungkap Warji.

Hal lain diceritakan oleh seorang sopir bernama Agus S, dirinya mengaku pernah mengalami kecelakaan di tikungan tersebut. “Tikungan itu memang aneh, kalau dilihat dari atas sepertinya lurus, tapi ini tidak masuk akal. Saya dulu pernah bablas, tapi alhamdulillah Cuma lecet saja.” Terangnya.

Sementara itu, tanggapan berbeda disampaikan Ipda Suparto, mantan Wakapolsek Kerek, yang mencoba membedah fenomena tersebut dengan sudut pandang yang berbeda, “Tempat ini memang rawan kecelakaan, jalan nikung hampir 90 derajat, rata-rata kecelakaan diakibatkan human error. Meskipun demikian, tidak ada salahnya jika kita melintas disitu berdoa, Insya’Allah selamat.” Pungkas perwira pertama itu.

Entahlah, biar bagaimanapun mitos masih melekat kuat dikalangan masyarakat dan pengendara bahwa tikungan ploso tetap menyeramkan. (Tbn-01/Frm)

Check Also

Ikuti Program Pejuang Muda Kemensos, Mahasiswi Unisba Blitar Ingin Mendapat Pengalaman

Blitar, HarianForum.com- Kesempatan untuk memperoleh pengalaman secara langsung di daerah pasca bencana, daerah kantong-kantong kemiskinan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *