Powered by free wordpress themes

Sunday , March 7 2021
Home / Peristiwa / Tak Bisa Berenang, Dua Penambang Pasir Di Tuban Tewas Tenggelam

Powered by free wordpress themes

Tak Bisa Berenang, Dua Penambang Pasir Di Tuban Tewas Tenggelam

Tuban, HarianForum.com- Dua orang penambang pasir asal Kabupaten Tuban, Minggu (27/12) ditemukan dalam keadaan meninggal setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di area pertambangan pasir Dusun Nggemblo Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel sekitar pukul 14.00 WIB.

Evakuasi korban berlangsung sangat dramatis, pasalnya arus sungai yang merupakan aliran Bengawan Solo tersebut sangat deras sehingga tim dari Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban dibantu TNI, Polri dan tim BPBD Kabupaten Bojonegoro serta sejumlah warga setengah jam kemudian baru menemukan satu jasad korban.

Tasno (48) pria asal Desa Maibit RT. 05. RW. 01 Kecamatan Rengel adalah korban yang pertama kali ditemukan dengan keadaan meninggal pada pukul 14. 30 WIB sekitar 7 meter dari lokasi kejadian.

Selanjutnya petugas terus menyisir aliran sungai untuk menemukan korban lainya, setelah berjibaku dengan derasnya sungai pada pukul 15. 50 WIB. Siswanto (35) warga Desa Balan Kecamatan Parengan juga ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar 8 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban Yudi Irawanto menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan adanya penambang pasir tenggelam sekitar pukul 14.00 WIB.

“Pada pukul 14.00 WIB Tim BPBD Tuban – Pos Rengel menerima laporan dari warga Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel bahwa ada korban tenggelam di area pertambangan pasir Dusun Nggemblo Desa Ngadirejo”, terang Yudi Irawanto.

Dari keterangan Yudi bahwa kejadian yang merenggut dua nyawa tersebut bermula ketika korban akan setor pasir ke tepi Bengawan, saat hendak menepi sekitar 5 meter dari tepi Bengawan korban bermaksud menata dan mengikat perahunya namun korban terjatuh, karena arus cukup deras dan korban tidak dapat berenang sehingga kedua korban tenggelam.

“Kedua Korban berhasil di temukan di sungai Bengawan solo yang masuk wilayah kecamatan Kanor Bojonegoro,” bebernya.

Sementara itu Supardi (48) pria asal Desa Maibit RT05 RW 01 Kecamatan Rengel yang merupakan teman kedua korban, saat kejadian sudah berusaha menolong kedua temanya dengan cara terjun kesungai untuk menyelamatkan mereka, namun karena derasnya aliran sungai sehingga kedua rekanya tersebut hanyut terseret arus sungai dan meninggal. (tbn01)

Check Also

Diduga Oknum Pengacara Jual Tanah Pasutri Tuna Netra

Nganjuk, HarianForum.com- Sempat viral dimedia sosial, Pasutri (pasangan suami istri) yang sama-sama menderita tunanetra Buchori …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *