Powered by free wordpress themes

Tuesday , September 21 2021
Home / Politik dan Pemerintahan / Tahun 2018 Desa Jatiduwur Fokus Pembangunan Jalan Buntu.

Powered by free wordpress themes

Achmad Rofi'i kades Jatiduwur Kecamatan Kesamben Jombang

Tahun 2018 Desa Jatiduwur Fokus Pembangunan Jalan Buntu.

Jombang, HarianForum.com – Achmad Rofi’i kepala Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben Jombang mengatakan pada Rabo (07/09/17) bahwa, 2018 adalah tahun dimana desa tersebut akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan buntu di Jatiduwur.

Penyebabnya adalah, banyak jalan buntu yang merupakan aset desa yang tidak terawat. “Pemerintah Desa akan membangun perbaikannya agar tetata dan terlihat rapi,” ujarnya, sehingga aset desa tersebut jelas keperuntukanya, jangan sampai dikemudian hari jalan-jalan tersebut menjadi pekarangan, karena, jika itu terjadi bisa menyalahi aturan, dan bahkan bisa dikatakan melanggar hukum.” Tambahnya

“Harapan saya bukan hanya tertata rapi namun juga bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

“Dengan peningkatan kwalitas jalan tentunya bisa memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat, baik pedagang maupun tranportasi bidang pertanian khususnya pada saat panen, sehingga mengurangi biaya angkut.” Demikian dia menambahkan.

Desa yang hanya terdiri dari 2 Dusun, yakni Jatipandak dan Jatiduwur ini terdiri dari 35 Rt, dengan matapencaharian masyarakatnya sebagai petani.

Terkait Kartu Tani yang sedang disiapkan Pemerintah Daerah melalui dinas pertanian, Achmad Rofi’i mengatakan, semua usulan kartu tani telah sesuai dengan Rencana Difinitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang tercatat di kelompok tani (Poktan) “Berharap tidak ada kesalahan data yang dapat menimbulkan keresahan dibelakang hari, itu sebabnya kita undang semua petani di Jatiduwur ini, semuanya 250 orang, sebagian kecil saja tidak hadir, dan disepakati bagi yang tidak hadir, bisa dibantu penjelasanya oleh yang hadir .” Kata kades ini.

Diketahui kartu tani adalah program pemerintah Joko Widodo dalam upayanya meningkatkan kemandirian pangan dengan melakukan peningkatan kwalitas pelayanan terhadap petani dengan merubah sistem agar subsidi tepat sasaran dan dimunculkan kartu tani, dimana krtu tani ini di tahun depan (2018) hanya petani yang memegang kartu tani saja yang mendapatkan subsidi.

Saat ini Pemerintah Jatiduwur sedang melaksanakan pembangunan yakni renovasi ruang pelayanan dengan sumber dana ADD Alokasi Dana Desa, sedangkan rencana DD tahap 2 akan digunakan membangun Cor jalan sepanjang 400m dengan lebar jalan 2,5m didusun Jatipandak (un/sn)

Check Also

Pemkab Nganjuk Berkomitmen Membela Kelompok Masyarakat Lemah

Nganjuk HarianForum.com – Pergantian pucuk pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk , nampaknya akan merubah paradigma …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *