Powered by free wordpress themes

Monday , September 27 2021
Home / Kesehatan / Saat Menjalani Karantina, Saya Merasa Nyaman Dan Tenang

Powered by free wordpress themes

Saat Menjalani Karantina, Saya Merasa Nyaman Dan Tenang

Blitar, HarianForum.com- Malik Nughroho, warga dusun Ngade, desa Gogodeso. Air matanya hampir menetes, sebagai luapkan rasa harunya, ketika melihat teman teman dan beberapa perangkat desa menyambut dan menjemput dirinya bersama 10 temannya dengan berakhirnya masa karantina. Malik menceritakan selama menempati rumah untuk isolasi di desa Karangsono, kecamatan Kanigoro, kabupaten Blitar merasa tenang dan nyaman karena mendapat perhatian dan pelayanan yang sangat baik dari pemerintah desa Karangsono maupun warganya.

Meskipun Malik bukan warga Karangsono, tetapi bapak 1 anak ini mendapat perlakuan yang sama dengan rekan rekanya warga Karangsono. “Pada saat pertama kali masuk timbul pikiran yang macam macam. Meskipun dekat dengan keluarga namun tidak bisa berkumpul, itulah membuat pikiran saya berkecamuk. Namun setelah beberapa hari dikarantina saya merasa tenang dan nyaman, pelayanan untuk saya dan teman teman baik sekali. Di tempat karantina disediakan tempat tidur dan perlengkapannya, televisi serta ada peralatan untuk olahraga bahkan kebutuhan mencuci juga dicukupi. Untuk makan rutin 3 kali sehari dengan menu pantas disebut 4 sehat 5 sempurna, dikunjungi dan dijaga tiap hari, diperhatikan tiap keluhan menyangkut kondisi kesehatan, dan lain sebagainya, sejak masuk karantina maupun setelah keluar dari masa karantina,” tutur Malik melalui telepon selulernya, (14/4/2020).

Malik juga menambahkan, “Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada kepala desa dan pamong baik dari desa Karangsono maupun desa Gogodeso. Karena kebutuhan keluarga kami telah dicukupi selama saya berada di karantina,” imbuhnya.

Setelah 14 hari menjalani karantina dengan hasil chek terakhir kali dan dinyatakan dirinya bersama teman lainnya dinyatakan negatif terpapar Covid-19, 3 warga desa Gogodeso, dan 8 warga Karangsono kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya.

Memang tidak keliru, pemerintah desa Karangsono telah menerapkan protokol kesehatan penanganan Corona Virus Disease – 19, meskipun warga tersebut tidak memperlihatkan gejala sakit namun diyakini telah terpapar, karena 11 warga tersebut kembali dan sempat tinggal di salah kota yang cukup banyak yang terpapar virus corona atau masuk zona merah.

Salah satu relawan penanganan COVID-19 desa Karangsono Mujianto, membenarkan adanya warga yang harus menjalani karantina, karena 11 warga tersebut telah bekerja dan kembali dari Bekasi yang masuk zona merah penyebaran virus corona. “Bu Krisna Yekti menyampaikan bahwa warga yang menjalani karantina bisa kembali ke keluarganya masing masing. Karena setelah dilakukan test rapid sehari sebelum masa karantina berakhir, semua dinyatakan negatif terpapar covid-19. Dan nantinya akan diberikan surat keterangan bahwa 11 warga telah bebas dari covid-19 dan telah menjalani karantina selama 14 hari,” jelas Mujianto.

Warga desa Karangsono mengungkapkan, kepala desa Karangsono setiap harinya secara rutin baik pagi, siang maupun malam selalu mengunjungi warga yang menjalani karantina. Kunjungan yang dilakukan untuk mendengar dan menampung aspirasi serta keinginan warga. Bahkan Tugas Nanggolo Yudho yang biasa disapa Bagas, kepala desa Karangsono ini memberikan fasilitas mulai tempat tidur beserta perlengkapannya, televisi, bahkan peralatan olah raga. Pemberian fasilitas dari pemerintah desa tersebut diharapkan warga yang menjalani karantina tidak merasa jenuh saat tinggal sementara dirumah karantina.

Untuk menghindari kepanikan warga setelah mendapat informasi adanya warga yang kembali dari Bekasi, dan kekhawatiran terjadi penyebaran virus corona serta menghindari gejolak psikologis di masyarakat desa Karangsono. Pemerintah desa bersama warga telah menyepakati untuk membuat rumah karantina. Rumah untuk tempat tinggal bagi warga yang dikarantina disediakan oleh Pemerintah Desa, tidak hanya rumah untuk karantina, pemerintah desa bersama warga konsisten memperlakukan warga yang menjalani karantina dengan baik. Selain menyediakan makanan serta memenuhi kebutuhan yang lain,  pemerintah desa bersama warga secara manusiawi serta humanis memperlakukan warga yang menjalani karantina tanpa ada diskriminasi sosial.(Ans)

Check Also

Wujudkan Herd Immunity, Kapolres Bersama Forkopimda Nganjuk Tinjau Vaksinasi Di Ponpes

Nganjuk HarianForum.com,– Dalam Rangka Bhakti Bhayangkara Untuk Negeri, Polres Nganjuk menggelar serbuan vaksin merdeka semeru …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *