Powered by free wordpress themes

Monday , September 20 2021
Home / Politik dan Pemerintahan / Pemkab Nganjuk Berkomitmen Membela Kelompok Masyarakat Lemah

Powered by free wordpress themes

Pemkab Nganjuk Berkomitmen Membela Kelompok Masyarakat Lemah

Nganjuk HarianForum.com – Pergantian pucuk pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk , nampaknya akan merubah paradigma kebijakan pembangunan dan pemerintahan Pemkab setempat. Jika selama ini, kelompok masyarakat lemah atau masyarakat kecil kurang mendapatkan pembelaan dari Pemkab, seperti misalnya dalam persaingan dunia usaha, pemerintah setempat akan memberikan semacam proteksi kepada mereka.

Plt Bupati Nganjuk DR. H Marhaein Jumadi, SH, SE, MBA, menjanjikan, perlindungan (proteksi) tersebut akan dituangkan dalam sertiap peraturan yang dikeluarkan oleh Pemkab, seperti melalui Perda, Peraturan Bupati atau bahkan keputusan bupati.

“Intinya setiap peraturan yang akan dikeluarkan pemerintah, nantinya tidak akan mengabaikan fhilosofi perlindungan kepada yang lemah atau yang kecil. Ini komitmen kami. Karena kalau tidak ada pelindungan, mereka pasti kalah bersaing dengan yang kuat dan yang besar,” ujar Marhein Jumadi.

Dikatakan Marhein, perlindungan tersebut dimaksudkan, untuk mengangkat kelompok masyarakat kecil atau lemah, agar menjadi kuat. Dan jika sudah kuat mereka diharapkan bisa mandiri.

“Ini artinya pemerintah hadir di tengah tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” tandas Kang Marhein.

Meski meberikan perlindungan kepada kelompok masyarakat lemah, Pemkab Nganjuk bukan lantas mengabaikan atau menyingkirkan mereka yang kuat. Justru yang kuat inilah akan digandeng bersama sama untuk membantu yang lemah.

“Kita tidak bisa mengabaikan peran mereka. Justru yang kuat ini akan kita gandeng agar mau membantu yang lemah,” Ujar Plt Bupati, yang menggantikan Bupati Novi Rahman Hidayat ini.

Demikian juga kebijakan Pemkab terhadap orang luar Kabupaten Nganjuk yang melakukan usaha di Nganjuk. Ditegaskan Marhein, Pemkab tidak bisa melarang sepanjang mereka mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Justru mereka akan diarahkan untuk menggandeng pelaku usaha orang Nganjuk.

“Jadi semuanya harus berkomunkasi dengan baik mencari solusi jangan hanya memindah masalah. Nganjuk harus terbuka, Tegas Kang Marhein.

Dengan kebijakan seperti itu, Kang Marhein sangat berharap kepada masyarakat agar menyesuaikanya. Seperti, soal SDM agar masyarakat mau meningkatkan. Demikian juga, terkait dengan kualitas produksi atau barang jika berjualan apa saja harus sama dengan produk dari luar.
Termasuk harga juga bersaing.(Joe)

Check Also

Bersama Kominfo Jombang, Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Peraturan Perundang – undangan

Jombang, HarianForum.com- Bea Cukai Kediri bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *