BeritaEkonomi

NGEBUK MIJIL RAMADHAN DI KALI KARPLOS, MENUNGGU BERBUKA PUASA MENIKMATI SENJA.

200
×

NGEBUK MIJIL RAMADHAN DI KALI KARPLOS, MENUNGGU BERBUKA PUASA MENIKMATI SENJA.

Sebarkan artikel ini

BLITAR – Harianforum.com  Bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, bulan Ramadhan merupakan
waktu yang ditunggu bukan hanya kewajiban untuk beribadah secara fisik dengan menahan haus dan lapar serta segala sesuatu yang membatalkan, akan tetapi puasa merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.Tidak hanya itu, bulan Ramadhan juga membawa keberkahan bagi semua umat salah satunya saat menjelang berbuka puasa, dimana masyarakat biasanya mengisi waktu dengan pilihan aktivitasnya.Melihat tradisi masyarakat menunggu berbuka puasa, kecamatan Sananwetan pada bulan Ramadhan tahun ini, bakal menyelenggarakan kegiatan NGEBUK MIJIL RAMADHAN ( Ngenteni Buko Milih Takjil Ramadhan ) diterjemahkan dalam bahasa Indonesia Menunggu Berbuka Memilih Takjil Ramadhan yang dihelat di semua kelurahan se kecamatan Sananwetan kota Blitar.

Adanya rencana kegiatan menunggu buka puasa dibenarkan Purwanto camat Sananwetan usai mengikuti penanaman pohon dan do’a bersama serta kenduri polo pendem di sendang mbah Bawuk pada Sabtu (7/2), dengan menyampaikan bahwa Ngebuk Mijil Ramadhan, selain mengikuti tradisi masyarakat menjelang buka puasa, kegiatan yang diinisiasi kecamatan Sananwetan juga untuk menggerakkan putaran roda ekonomi, membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) masyarakat kota Blitar terutama warga di kecamatan Sananwetan, memuat orientasi terciptanya ekosistem ekonomi kerakyatan dan menumbuhkan kreativitas serta mengenalkan produk – produk lokal hingga menarik terbukanya pasar.

” Insya Allah mendapatkan dukungan dari instansi lain, kegiatan yang menawarkan masyarakat turut serta menyediakan makanan dan minuman bagi mereka yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa di beberapa tempat di 7 kelurahan wilayah Sananwetan, dengan menggelar ” Ngebuk Mijil Ramadhan ” artinya ngenteni buko milih takjil di bulan Ramadhan.Ada beberapa tempat khusus kita ciptakan untuk menunggu berbuka puasa, yang mana ada hiburan dan edukasi.Di SAE Park ada kegiatan perlombaan santri membuat kaligrafi, mewarnai kaligrafi, ada pidato da’i kecil dan ronda tek – tek. jelas Purwanto kepada Harian Forum.com.

” sedangkan untuk tempat yang berada di kali Karplos yang kita ciptakan, masyarakat yang menunggu buka puasa bisa menikmati suasana sore hari dengan keindahan alam yang asri serta hamparan sawah hijau, memberikan suasana yang menenangkan.” tambahnya.

Kegiatan penjualan takjil, merupakan sarana bagi UMKM musiman sebagai media untuk menawarkan serta menjual produk, dimana adanya penjualan takjil pada bulan Ramadhan berdampak signifikan pada masyarakat.Dalam Ngebuk Mijil Ramadhan di sendang mbah Bawuk atau Kali Karplos membuka area pasar takjil, yang mana para pedagang takjil produk yang ditawarkan dan dijual diupyakan merupakan kuliner berbasis produk lokal tradisional.

Sugianto ketua Relawan Jogo Tirto Sendang Mbah Bawuk bersama kawan – kawannya mendukung digelarnya Ngebuk Mijil Ramadhan, yang diinisiasi kecamatan Sananwetan.Keamanan, kenyamanan dan keselamatan pengunjung akan menjadi dukungan prioritas, dengan berharap kepada institusi yang terkait, untuk jembatan yang melintas di persawahan segera mungkin dilakukan perbaikan atau diganti, dikarenakan ada beberapa papan pada saat ini sangat tidak layak untuk dilewati pengunjung.

” sekali lagi bagi pengunjung sendang mbah Bawuk, kami menyarankan lebih baik melalui jalan Sumba atau melewati jalan sebelah timur lokasi.Untuk kendaraan bisa diparkir di depan gerbang masuk, sedangkan untuk kenyamanan bagi pengunjung, kami akan menempatkan petugas parkir menjaga kendaraan.Tidak ada pungutan parkir, akan tetapi bijaksananya kami minta untuk pemilik kendaraan bisa memberikan kontribusi selayaknya, agar dalam kegiatan kami tetap bisa mendukung
Ngebuk Mijil Ramadhan ” tandas Sugianto yang akrab dipanggil Gombloh.(Ans).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *