Nganjuk, HarianForum.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada hari Rabu (11/03/2026) yang di gelar di Pendopo KRT. Sosro Kusumo, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati beserta wakil Bupati Nganjuk, Bakorwill, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Forkopimda, Instansi Vertikal Kabupaten Nganjuk, Kepala Bappeda di Jawa Timur, Delegasi Kecamatan, Perangkat Daerah Kabupaten Nganjuk, Akademisi dan Lembaga kemasyarakatan, serta Tokoh Agama dan Masyarakat.
Tujuan diadakannya Musrenbang 2027 yaitu untuk mendapatkan masukan bagi penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Nganjuk 2027 serta untuk mewujudkan visi-misi tujuan sasaran prioritas pembangunan daerah sesuai dengan RPJMD Kabupaten Nganjuk tahun 2025-2029.
Berdasarkan data usulan yang di Entry dalam SIPD berjumlah total 3687 usulan yang terdiri dari Badan Lembaga 1944 usulan, Desa/Kelurahan 571 usulan, Pokir DPRD 818 usulan, individu 354 usulan.

Ketua DPRD, Tatit Heru Tjahjono menyampaikan bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang dilakukan oleh para anggota DPRD melalui reses, rapat kerja, hingga penyampaian langsung aspirasi masyarakat dari daerah masing-masing.
“Usulan dari teman-teman DPRD tidak hanya berasal dari reses, tetapi juga dari rapat kerja dan berbagai penyampaian aspirasi masyarakat kepada kami. Seluruhnya kami himpun dan kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan,” ujar Tatit pada saat menyampaikan sambutan.
Tatit juga menambahkan bahwa pokir dari DPRD ini akan lebih dipertajam pada pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga program yang berjalan akan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.
Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, membahas tentang pembangunan dan pemeliharan infrastruktur jalan dan jembatan rusak.

Ia mengatakan perbaikan jalan sudah mulai berjalan, hal ini sesuai dengan adanya program khusus yaitu program sapu bersih jalan berlubang.
“Sekarang ini sampai dengan lebaran kita punya program khusus namanya sapu bersih jalan berlubang. Maka proses jalan mana yang dikerjakan harus lapor setiap hari, jangan sampai ada daerah yang belum pernah merasakan jalan yang beraspal,” tegas Marhaen.
Kegiatan Musrenbang berjalan dengan baik, 9 tamu undangan berpartisipasi aktif dalam penyampaian masukan, usulan tersebut ditampung dengan baik untuk mendorong keberlanjutan RKPD.












