Powered by free wordpress themes

Friday , September 24 2021
Home / Peristiwa / Ledakan Bom Kembali Terjadi, Kali Ini di Rusunawa Sidoarjo

Powered by free wordpress themes

Rusunawa Wonocolo Sepanjang, Sidoarjo. (faj)

Ledakan Bom Kembali Terjadi, Kali Ini di Rusunawa Sidoarjo

Sidoarjo, HarianForum.com – Ledakan kembali terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur pada Ahad (13/5/18), tepatnya di Rusunawa Wonocolo Sepanjang, Sidoarjo. Diduga ledakan bom tersebut masih ada kaitannya dengan ledakan bom di tiga gereja di Surabaya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal menjelaskan, diduga unit itu didiami oleh terduga teroris, yang merupakan keluarga pelaku yang melakukan bom bunuh diri di Surabaya.

Dalam ledakan tersebut pihak kepolisian memastikan tiga orang meninggal dunia, yakni istri Anton, Puspita Sari (47) dan anaknya PR (17), meninggal dunia saat ledakan pertama, sementara Anton Febriyanto (47), saat dua ledakan masih hidup dan tangan masih memegang switching. Karena petugas tidak mau berisiko akhirnya dilumpuhkan dan meninggal dunia.

Sedangkan anak kedua pelaku, AR (15) selamat dari ledakan, AR itulah yang membawa dua adiknya menuju ke RS Siti Khodijah guna menjalani perawatan.

Akibat adanya ledakan bom ini, penghuni rusunawa Wonocolo harus mengungsi dan tidur di Masjid Nurushobah, Masjid itu berada berdekatan dengan pemukiman warga, berjarak sekitar 200 meter.

“Jadi seluruh pnghuni diungsikan semua secara berpencar, salah satu tempat pengungsian di Masjid ini.” Kata Udin Suprayogo (44), salah satu penghuni Rusunawa Blok B lantai 4, Senin (14/5/18) dini hari. Hingga saat ini penghuni rusun masih menunggu kabar baik dari kepolisian. (Mer/Frm)

Check Also

Pria Asal Pasuruan Ini Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah, Begini Kronologinya

Nganjuk, HarianForum.com- Warga Desa Gentong Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pasuruan MH (19) ditemukan tergeletak bersimbah darah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *