Powered by free wordpress themes

Monday , November 18 2019
Home / Peristiwa / Kobaran Api Di Hutan Jati Sekaran, Dipadamkan Dengan Gepyok Dan Ember Air

Powered by free wordpress themes

Kobaran Api Di Hutan Jati Sekaran, Dipadamkan Dengan Gepyok Dan Ember Air

Blitar, HarianForum.com- Beberapa personil petugas damkar masih nampak di areal bekas kebakaran pada di petak 53a RPH Sekaran, BKPH Lodoyo Barat, KPH Blitar yang masuk wilayah desa Darungan, kecamatan Kademangan kabupaten Blitar. Di areal lahan luas baku 2.0 hektar yang tertanam jati klas Hutan KU lV sejumlah personil TNI dan POLRI, Polisi Hutan, dan pihak Perhutani terlihat masih melakukan penjagaan.

Menjelang malam sekitar pukul 18.30 wib, warga sekitar lahan dan pengguna jalan yang melintas dikejutkan dengan adanya kobaran api di area hutan pohon jati di selatan bendungan PLTA Lodoyo. Namun jilatan lidah si jago merah yang mengamuk tidak sempat merambah lebih luas karena dapat dipadamkan oleh petugas dari petugas Perhutani yang dibantu personil TNI, Polri juga beberapa warga dengan menggunakan gepyok dan ember air.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) Pemadam Kebakaran kabupaten Blitar, Andi Putra Sagita menjelaskan petugas pemadam kebakaran di lokasi melakukan pembasahan di titik kobaran api. ”Mmenurut informasi yang masuk, kobaran api tidak sempat membesar karena upaya pemadaman dilakukan dengan cepat oleh pihak Perhutani, TNI, Polri serta beberapa warga yang membantu.Petugas kami sampai di lokasi segera melakukan pembasahan selama kurang lebih 1 jam agar tidak ada bara api yang tersisa,” jelasnya.(19/09/2019)

Tim petugas pemadam kebakaran kabupaten Blitar memperoleh laporan terjadinya kebakaran pukul pada pukul 19.43 wib. Menurut Andi, begitu mendapat informasi adanya kebakaran di area hutan, 2 unit mobil pemadam kebakaran langsung menuju lokasi melalui Kademangan.Sebagai langkah antisipasi, Andi Putra Sagita juga melakukan komunikasi dengan pemadam kebakaran kota Blitar untuk bisa membantu apabila pihaknya ternyata tidak mampu mengatasi untuk memadamkan. ”Dengan 2 unit mobil damkar, kami langsung bergerak menuju lokasi melalui barat atau lewat Kademangan, karena untuk mencapai lokasi lewat utara atau jalan bendungan pasti kesulitan atau bahkan tidak bisa melewati, syukurlah yang terpenting api sudah bisa dipadamkan,“ tutur Andi.

Kemarau dengan panas yang terik sangat berpotensi besar terjadinya kebakaran hutan. Meningkatkan kewaspadaan dengan mengerti juga memahami apa yang bisa menyebabkan kebakaran terutama di hutan pada saat musim kemarau. Apabila membakar daun daun kering dan sampah di kawasan hutan pada saat musim kemarau harus terlebih dahulu memastikan bahwa area sekitarnya benar benar aman.(Ans)

Check Also

Diklaim Sepihak Tanah Dimiliki Warga, Pengurus BUMDES Karangasem meradang

Tuban, HarianForum.com- Cita-cita besar pengurus Badan usaha Milik Desa (BUMDES) desa Karangasem kecamatan Jenu Kabupaten Tuban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *