Powered by free wordpress themes

Saturday , October 23 2021
Home / Serba-serbi / Kerapan Kambing, Tradisi Tahunan Warga Desa Pendalungan Kota Probolinggo

Powered by free wordpress themes

Kerapan Kambing, Tradisi Tahunan Warga Desa Pendalungan Kota Probolinggo

HarianForum.com- Gelar lomba kerapan kambing, warga Kota Probolinggo berkerumun di lapangan Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo untuk menyaksikan lomba tersebut.

Minggu (26/08/2018), sekitar 192 peserta ikut ambil bagian dalam lomba kerapan kambing se-Wilayah Tapal Kuda tersebut. 96 di antaranya adalah peserta profesional dan 96 lainnya peserta amatir.

Dalam lomba ini, kambing-kambing yang berlaga dituntut berlari melintasi tanah berumput sejauh 175 meter dan lebar 35 meter. Kambing mana yang sampai di garis putih terlebih dahulu adalah pemenangnya.

Pramito Legowo salah satu panitia lomba mengatakan, kerapan kambing ini telah menjadi tradisi tahunan warga Desa Pendalungan Kota Probolinggo. Untuk itu, ajang ini kerap dimanfaatkan juga untuk ajang silaturahmi. “Untuk penilaian juara tetap sama, yakni pasangan kambing kerapan yang bisa menyentuh garis putih lebih awal, maka itu lah pemenangnya,” terangnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Probolinggo, Tutang Heru Wibowo menyebut, selain sebagai ajang silaturahmi antarpeternak kambing, kerapan kambing ini juga bertujuan meramaikan even Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo), salah satu agenda peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-659.

“Tentunya harapan kami ingin melestarikan tradisi kerapan kambing, yang merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Kota Probolinggo. Terlebih nanti pasangan kambing yang berhasil menjadi juara. Tentunya harganya akan lebih mahal jika dijual,” pungkasnya.

Riki salah satu peserta mengaku, mempersiapkan kambing-kambingnya secara khusus untuk bisa ambil bagian dalam perlombaan ini. Selain latihan, ia juga memberi kambingnya racikan jamu tertentu agar staminanya tak mudah terkuras.”Sering juara pak, makanya saya persiapkan betul kambing kerapan saya sebelum lomba. Seperti dikasih jamu dan telur 5 butir sehari,” ujarnya.(Tik/Nur)

Check Also

Ikuti Program Pejuang Muda Kemensos, Mahasiswi Unisba Blitar Ingin Mendapat Pengalaman

Blitar, HarianForum.com- Kesempatan untuk memperoleh pengalaman secara langsung di daerah pasca bencana, daerah kantong-kantong kemiskinan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *