Powered by free wordpress themes

Tuesday , September 21 2021
Home / Peristiwa / Kasus Gadis 14 Tahun Diduga Diperkosa Kepala P2TP2A, Kini Dalam Penyeledikan Polisi

Powered by free wordpress themes

Kasus Gadis 14 Tahun Diduga Diperkosa Kepala P2TP2A, Kini Dalam Penyeledikan Polisi

Lampung, HarianForum.com- NF gadis 14 tahun yang sebelumnya menjadi korban pemerkosaan telah dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) atau rumah aman Lampung Timur untuk pemulihan. Namun hal tersebut berbanding terbalik, SY ayah NF telah melaporkan Kepala P2TP2A ke Polda Lampung atas dugaan pemerkosaan.

SY mengatakan saat putrinya dititipkan di rumah aman, putrinya sempat tidak mau mengakui diperkosa Kepala P2TP2A karena mendapat ancaman dari Kepala P2TP2A Lamtim.

Syafrudin Ketua Harian Children Crisis Center (CCC) Lampung mengatakan dugaan pemerkosaan terhadap NF diduga dilakukan Kepala P2TP2A Lampung Timur sangat miris. NF diperkosa ketika perempuan 14 tahun itu dititipkan di rumah aman untuk pemulihan karena jadi korban pemerkosaan.

“Kasus pelecehan seksual kepada anak yang disinyalir dilakukan oleh oknum petugas P2TP2A Lampung Timur sangat miris, mengingat korban dititipkan di rumah aman,” ujarnya.

Polda Lampung yang mendapat laporan tersebut, Polda Lampung saat ini masih menggali keterangan NF dan ayahnya berinisial SY terkait laporan tersebut.

“Mohon waktu, kami masih melakukan pemeriksaan. Saat ini penyidik masih mendalami pemeriksaan saksi pelapor (ayah korban) dan korban NF,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Selasa (7/7).

Pandra menjelaskan selain memeriksa pelapor dan korban, polisi juga masih mengumpulkan barang bukti. Termasuk melakukan pemeriksaan visum kepada NF.(Red)

Check Also

Pria Asal Pasuruan Ini Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah, Begini Kronologinya

Nganjuk, HarianForum.com- Warga Desa Gentong Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pasuruan MH (19) ditemukan tergeletak bersimbah darah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *