Kesehatan

Kabupaten Nganjuk, 48 Orang Meninggal Dunia Karena Covid-19

×

Kabupaten Nganjuk, 48 Orang Meninggal Dunia Karena Covid-19

Sebarkan artikel ini

Nganjuk, HarianForum.com- Total sebanyak 48 orang di Kabupaten Nganjuk dinyatakan meninggal dunuJumlah kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Nganjuk terus mengalami penambahan yang cukup signifikan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh dr. Hendriyanto selaku Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Nganjuk, Jumat (18/09/2020).

“Terjadi penambahan jumlah pasien lagi yaitu sebanyak 7 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan 6 pasien dinyatakan sembuh dan 4 pasien meninggal dunia,” ungkapnya dr. Hendriyanto.

Penambahan 7 orang terkonfirmasi positif adalah seorang wanita berusia 5 bulan dari Kecamatan Berbek, laki-laki berusia 70 tahun dari Kecamatan Gondang, laki-laki berusia 40 tahun dari Kecamatan Loceret, laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamatan Lengkong, wanita berusia 53 tahun dari Kecamatan Sukomoro, wanita berusia 52 tahun dari Kecamaran Loceret, wanita usia 59 tahun dari Kecamatan Nganjuk.

Lalu, pasien yang dinyatakan sembuh adalah laki-laki berusia 82 tahun dari Kecamatan Kertosono, laki-laki berusia 55 tahun dari Kecamatan Nganjuk, wanita berusia 36 tahun dari Kecamatan Nganjuk, laki-laki berusia 57 tahun dari Kecamatan Bagor, laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamaran Bagor dan wanita berusia 50 tahun dari Kecamatan Kertosono.

Sedangkan pasien yang dinyatakan meninggal adalah seorang laki-laki berusia 48 tahun dari Kecamatan Sukomoro yang meninggal tanggal 17 September 2020 di RSUD Nganjuk, laki-laki berusia 40 tahun dari Kecamatan Loceret yang meninggal tanggal 13 September 2020 di RSUD Nganjuk.

“Ada juga seorang laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamatan Lengkong yang meninggal tanggal 16 September 2020 di RSUD Kertosono, dan wanita berusia 53 tahun dari Kecamatan Sukomoro yang meninggal pada tanggal 12 September 2020 di RS Bhayangkara Nganjuk,” tambahnya.

Selain itu, laporan kumulatif kasus Covid-19 Kabupaten Nganjuk sampai tanggal 18 September 2020 adalah Suspek sebanyak 481 orang, probable 2 orang, kontak erat 4067 orang dan yang terkonfirmasi sebanyak 398 orang.

Selanjutnya, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat berpesan agar masyarakat Nganjuk tetap tenang, waspada dan jangan panik. Tetap patuhi arahan pemerintah dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti jangan bepergian bila tidak perlu.

“Dan wajib menggunakan masker bila keluar rumah, hindari kerumunan, hindari kontak fisik, termasuk berjabat tangan dan menjaga jarak, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” pungkas Bupati Novi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *