HarianForum.com – Pemerintah akan memberlakukan rekayasa lalu lintas selama periode mudik Idul Fitri tahun ini. Demi memperlancar arus lalu lintas, akan diterapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow, one way hingga ganjil genap di jalur mudik.
Baketrans memprediksi, puncak arus mudik pada Lebaran tahun 2026 pada H-3 atau Rabu 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik akan terjadi pada 6 hari setelah Lebaran atau Jumat 27 Maret 2026.
JADWAL & RUTE
Sistem Satu Arah (One Way)
- Arus mudik: 17 Maret – 20 Maret: Selasa pukul 12.00 WIB – Jumat pukul 24.00 WIB (ruas Tol Jakarta – Cikampek Km 70 sampai dengan Semarang – Solo Km 421)
- Arus balik: 23 Maret – 29 Maret: Senin pukul 12.00 WIB – Minggu pukul 24.00 WIB (ruas Tol Semarang – Solo Km 421 sampai dengan Jakarta – Cikampek Km 70).
Contraflow
Untuk Contraflow arus mudik, akan berlaku di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 47 (Karawang Barat) sampai dengan KM 70 (Cikampek). Ada dua periode contraflow saat arus mudik.
- Periode Pertama: 17 Maret – 20 Maret: Selasa pukul 14.00 WIB sampai Jumat 24.00 WIB
- Periode Kedua: 21 Maret – 22 Maret: Sabtu pukul 12.00-20.00 WIB dan Minggu 09.00-18.00 WIB
Sedangkan saat arus balik, ada dua ruas jalan tol yang diterapkan contraflow.
- Jakarta-Cikampek KM 70-47: 23 Maret – 29 Maret: Senin pukul 14.00 WIB sampai Minggu 24.00 WIB
- Tol Jagorawi KM 21 (Gunung Putri)- KM 8 (Cipayung): 21 Maret – 22 Maret: Sabtu pukul 12.00-20.00 WIB dan Minggu 09.00-18.00 WIB.
Ganjil Genap
- Pada arus mudik, ganjil genap berlaku pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek KM 47 sampai dengan Semarang-Batang KM 414 dan Tol Tangerang-Merak KM 31 sampai dengan KM 98. Ganjil genap arus mudik berlaku pada Selasa, Maret pukul 14.00 WIB sampai Jumat 20 Maret pukul 24.00 WIB.
- Sementara pada arus balik, ganjil genap akan diterapkan pada ruas tol Semarang-Batang KM 414 sampai dengan Jakarta-Cikampek KM 47 dan Tol Tangerang-Merak KM 98 sampai dengan KM 31. Waktu penerapannya mulai Senin, 23 Maret pukul 00.00 WIB sampai Minggu, 29 Maret pukul 24.00 WIB.












