Powered by free wordpress themes

Wednesday , May 12 2021
Home / Peristiwa / Hendak Rukuk, Imam Shalat Tarawih Ini Tiba-Tiba Meninggal Dunia

Powered by free wordpress themes

Suasana duku saat pemakaman

Hendak Rukuk, Imam Shalat Tarawih Ini Tiba-Tiba Meninggal Dunia

Jombang, HarianForum.com- Khadisin (60) warga jalan Masjid, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang tiba-tiba meninggal dunia saat menjadi imam salat tarawih di Musala Al Hidayah, Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Sabtu malam, (17/4/2021).

Seorang jamaah Salat Tarawih Miftakhul Arif (37) mengungkapkan bahwa almarhum tiba-tiba terjatuh ke belakang dan meninggal dunia di tempat setelah salat tarawih yang dilanjutkan dengan Salat Witir.

“Rakaat pertama tiba tiba langsung tidak kuat jatuh ke belakang. (Kejadian) saat mau rukuk di rakaat pertama. Tidak sampai selesai (Salat),” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, almarhum baru pertama menjadi imam salat tarawih di musala tersebut. Meskipun tahun sebelumnya, almarhum telah minta jadwal dan waktu menjadi imam salat tarawih.

“Semasa hidupnya, almarhum sangat baik dan aktif sebagai anggota Banser PAC NU. Kesehariannya tidak pernah mengeluh. Ya, aktifnya di Banser NU,” katanya.

Saat diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan pihak keluarga yang didatangkan meminta almarhum dibawa ke rumah duka.

Sementara itu, Kapolsek Mojoagung, Jombang, Kompol Purwo Atmojo Rumantyo menjelaskan, Khadisin meninggal dunia pada saat menjadi imam salat tarawih di Musala Al Hidayah, Dusun Pandean, Desa Miagan sekitar pukul 19.45 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, korban saat mengimami salah tarawih tiba-tiba terjatuh dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Setelah diperiksa oleh Perawat Puskesmas Miagan, korban mempunyai riwayat penyakit vertigo dan tekanan darah tinggi. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di TPU desanya,” kata Purwo.

Pemakaman jenazah penuh kesedihan. Rekan-rekan se-organisasinya tampak melayat mengantarkan jenazah hingga ke pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.(Red)

Check Also

Tiga Pekerja Migran Indonesia Dari Malaysia Dikarantina di Hotel Sanggrahan Sawahan

Nganjuk, HarianForum.com- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Nganjuk bersama – sama unsur terkait …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *