Blitar, HarianForum.com – Menciptakan suasana baru dengan penanaman pohon-pohon yang mempunyai kemanfaatan bagi lingkungan sekitar, merupakan satu cara yang efektif untuk merubah kualitas udara menjadi lebih baik dan menjaga keseimbangan hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya, diupayakan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Blitar.

Kegiatan penanaman pohon di area konservasi sumber daya air Mbah Bawok, yang berada di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, masih dalam rangkaian untuk memperingati Hari Jadi ke-119 Kota Blitar. Acara tanam puluhan pohon jenis frutikultura, seperti alpukat, sawo, dan klengkeng, digelar pada Minggu (27/4) dan dilakukan oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Blitar, Ketua PKK, Ketua Fatayat NU, Nasiyatul Aisyiyah, Wanita LDII, IPPNU Kecamatan Sananwetan, serta organisasi masyarakat maupun lembaga lainnya, sekaligus memperingati Hari Lahir Fatayat Nahdlatul Ulama ke-75.
Gerakan penanaman pohon, salah satunya pohon buah, tidak hanya sebagai upaya melestarikan lingkungan dan menjaga ekosistem, namun juga untuk masa depan Kota Blitar. Di lokasi yang sama pada Jumat (25/4), Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibin, bersama semua pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor kecamatan dan kelurahan, serta pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) seluruh Kota Blitar, telah melakukan penanaman pohon buah.

Disampaikan Wali Kota Blitar usai pelaksanaan penanaman pohon buah untuk memperingati Hari Jadi Kota Blitar ke-119 yang juga diikuti 302 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024, kepada HarianForum.com mengungkapkan bahwasanya sesuai dengan tagline Kota Blitar yang Baru, Kota Maju Menuju Kota Masa Depan, salah satunya diwujudkan dengan menanam pohon buah.
“Jadi kalau kita tanam pohon itu biasanya untuk penghijauan, tetapi saya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Blitar ini, tanam pohon tidak hanya untuk penghijauan, akan tetapi untuk masa depan. Kota Blitar ini taglinenya Kota Blitar yang Baru, salah satunya dengan menanam pohon buah. Buahnya untuk siapa? Untuk generasi mendatang. Pohon itu simbol Kota Blitar, yang mana pohon-pohon ini diberikan dari banyak pihak, diperuntukkan menghargai Kota Blitar yang ke-119, dan kebetulan pohonnya itu pohon buah. Ini tepat, Kota Blitar itu masa depannya wujudnya adalah menanam pohon buah,” ungkapnya.
“Buahnya untuk masyarakat Kota Blitar, generasi mendatang, anak cucu. Kita sebagai orang tua harus rajin menanam untuk siapa? Bukan untuk kita, karena tanaman itu bisa jadi berbuahnya 5, 7 bahkan 10 tahun. Dalam jangka tersebut siapa yang menikmati? Ya generasi mendatang. Makanya cocok dengan tema Kota Blitar,” tandas Wali Kota Blitar dalam kegiatan penanaman pohon buah yang didampingi Ketua PKK Kota Blitar. (Ans)












