Sabtu , Januari 28 2023
60 views
Ilustrasi/redaksi24.com

Gadis Ini Pulang Lari Dengan Telanjang, Ini Kisahnya

Madura, HarianForum.com- Nasib tragis menimpa S, gadis asal kecamatan Kokop kabupaten Bangkalan Madura. Pasalnya gadis berusia 20 tahun tersebut diperkosa oleh 7 pria tak dikenal secara bergilir di semak-semak dekat rumahnya, Sabtu (27/06).

AKP Agus Sobarnapraja selaku Kasatreskrim Polres Bangkalan menjelaskan bahwa kejadian naas itu berawal dari S yang dijemput kedua temannya yaitu RZ dan AD untuk berbelanja di salah satu minimarket di kecamatan Tanjung Bumi pada Jumat malam sekitar pulul 20.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor.

“Setelah berbelanja, S ini diantar pulang oleh kedua temannya tersebut. Sesampainya di belakang Masjid di Desa Bungkeng kecamatan Tanjung Bumi mereka dicegat oleh 7 pria yang tidak dikenal,” ungkapnya.

Awalnya, 7 pria tersebut bertanya baik-baik kepada S dan kedua temannya karena dianggap masih kluyuran dan sudah larut malam. Setelah S dan kedua temannya melanjutkan perjalanan pulang, ternyata ketujuh pria yang tak di kenal tersebut membuntuti dan menghadang mereka bertiga.

Ketujuh pria tersebut mengayunkan senjata tajam dan mengambil S. Sementara itu, kedua teman S terpaksa pergi karena diancam dengan senjata tajam tersebut.

S dibawa ke semak-semak yang hanya berjarak 600 meter dari rumahnya sendiri. Gadis tersebut diperkosa secara bergilir oleh ketujua pria itu hingga pukul 04.00 WIB. Sempat gagal melarikan diri, akhirnya S berhasil melarikan diri dengan alasan ingin buang air besar.

Selanjutnya, S pulang ke rumahnya dalam keadaan telanjang bulat dan langsung melaporkan kejadian keji tersebut ke Polres Bangkalan.

“Saat ini saya membuat tim untuk memproses kasus pemerkosaan itu supaya lebih cepat di proses,” tambah AKP Agus Sobarnapraja.(jpr/red)

Check Also

Respon Cepat, Polisi Berhasil Amankan Terduga Pencuri Motor Milik Petani di Gresik

Gresik, HarianForum.com – Menindak lanjuti laporan Misbach (37) seorang petani warga Desa Pantenan, Kecamatan Panceng …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *