Powered by free wordpress themes

Friday , September 24 2021
Home / Peristiwa / Fetish Kain Jarik, Pelecehan Seksual Berkedok Penelitian Ilmiah

Powered by free wordpress themes

Fetish Kain Jarik, Pelecehan Seksual Berkedok Penelitian Ilmiah

Surabaya, HarianForum.com- Media sosial dihebohkan dengan aksi pelecahan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa berinisial GL dari salah satu universitas ternama di Surabaya.

Kasus yang menyita perhatian publik ini berawal dari GL, mahasiswa yang berkedok sedang melakukan penelitian ilmiah mengirim pesan singkat melalui media sosial korban untuk membantunya menyelesaikan riset yang sedang dia lakukan.

“Risetnya tentang bungkus-membungkus. Dia ngakunya sudah semester 10, makanya saya mau bantuin dia,” ungkap MF di akun media sosialnya.

Karena tidak bisa dilakukan seorang diri, MF meminta bantuan temannya. Mulai dari melakban badannya hingga membungkus seluruh tubuhnya dengan kain jarik. Selanjutnya, GL meminta bukti berupa foto dan video dari MF untuk dikirimkan kepadanya. Pasalnya, MF sempat menolak tawaran tersebut. Namun, GL memaksa bahkan mengancam MF.

Mengetahui hal tersebut, pihak universitas terkait langsung mengambil tindakan dengan cara melacak keberadaan pelaku dan meminta konfirmasi dari keluarga. Pihak universitas juga membuka posko pengaduan untuk mengantisipasi adanya korban GL yang lainnya.

Sementara itu, orang yang memiliki sikap Fetish membutuhkan barang untuk memuaskan fantasi seksualnya. Pada orang pemilik Fetish, mereka akan terangsang hanya dengan melihat pusar, jempol kaki atau bagian tubuh yang lain. Sedangkan Fetish pada benda-benda nonseksual seperti munculnya ketertarikan yang bisa menjadi pemicu rangsangan seksual seperti menggunakan kain jarik, kaos kaki dan sebagainya.(Red)

Check Also

Pria Asal Pasuruan Ini Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah, Begini Kronologinya

Nganjuk, HarianForum.com- Warga Desa Gentong Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pasuruan MH (19) ditemukan tergeletak bersimbah darah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *