Nganjuk – Harianforum.com Seekor sapi milik warga Desa Jatireges, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berhasil di evakuasi dalam operasi penyelamatan yang berlangsung dramatis selama enam jam. Sapi tersebut terpelosok ke dalam sumur tua yang sudah tidak terpakai lagi pada rabu malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Kejadian bermula ketika sapi milik Eko Setiawan terlepas dari talinya, keluar kandang melalui samping rumah, dan menginjak penutup sumur tua berupa asbes. Asbes yang rapuh jebol, menyebabkan sapi jatuh ke dalam lubang yang cukup dalam.
Pemilik sapi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut segera meminta bantuan tetangga. Karena kesulitan dalam mengevakuasi, permintaan bantuan akhirnya diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( Damkarmat ) Kabupaten Nganjuk.
Petugas dari Pos Pace dan Mako Damkramat tiba di lokasi sekitar pukul 00.00 WIB dan segera melakukan asesmen. Kendala utama dihadapi karena kondisi sumur yang dalam dan ketidakmampuan alat derek milik damkar untuk mengangkat hewan sebesar sapi.
“Kami tidak punya alat derek yang mampu mengangkat sapi, akhirnya petugas meminjam derek milik warga pengusaha sound system,” jelas Imam Ashari, Kadis Damkramat Nganjuk. Tiga unit derek didatangkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Petugas harus berjibaku dalam operasi penyelamatan yang memakan waktu cukup lama. Dari pukul 00.00 hingga 06.00 pagi, sapi baru bisa diangkat dari dalam sumur.
Untungnya, sapi berhasil di evakuasi dalam keadaan hidup setelah kerja keras tim gabungan dan warga setempat. Aprillia Samita, anak pemilik sapi, mengomfirmasi kronologi terpelosoknya sapi tersebut.
Imam Ashari mengapresiasi kerja sama warga dan menegaskan kembali tantangan dalam menangani hewan besar dengan peralatan strandar pemadam kebakaran, menyoroti pentingnya bantuan dari masyarakat setempat.(end)












