“Lomba ini nyata, dapat memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan kelompok tani, terbukti hasil rekapitulasi penjualan sayuran KWT peserta lomba mencapai Rp. 396.447.636,-.” Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Ir. Suparmono, M.M.
Lebih lanjut dirinya mengatakan “Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari unsur petugas lingkup Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman serta praktisi ahli budidaya hortikultura.”
Adapun penyerahan hadiah berupa sertifikat, trofi, dan uang pembinaan bagi pemenang Lomba Tanam Timun Baby Piala Bupati Sleman Tahun 2024 yang diserahkan langsung oleh Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, di Pendopo Dinas Bupati Sleman, pada Kamis (28/3/2024).
Adapun luas lahan yang dilombakan sekitar 47.000 meter².
Sampai akhir masa panen, produksi sayuran di lahan lomba telah mencapai kurang lebih sekitar 113.000 kg dengan rincian komoditas timun baby kurang lebih sekitar 109.000 kg, gambas kurang lebih sekitar 3.000 kg, dan jipang 12 kg.

Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan apresiasinya kepada para pemenang yang telah berpartisipasi dalam lomba tanam timun baby.
Adapun pemenang lomba tanam timun baby antara lain:
1. Juara 1: KWT Teratai Mekar, Dabag, Condongcatur, Depok.
2. Juara 2: KWT Sekar Dadi, Jagalan, Margodadi, Seyegan.
3. Juara 3: KWT Makmur Sejahtera, Depok, Ambarketawang, Gamping.
4. Juara 4: KWT Ngudi Mulyo, Bandan, Sendangsari, Minggir.
5. Juara 5: KWT Berkarya, Jetis, Sumberarum, Moyudan.
6. Juara 6: KWT Sekar Sari, Rajek Wetan, Tirtoadi, Mlati.
7. Juara kategori pengendalian OPT: KWT Sekar Arum, Malangan, Sumberagung, Moyudan.

Menurut Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, penyelenggaraan lomba tanam timun baby ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam meningkatkan produksi sayuran di Kabupaten Sleman saat off season.
Selanjutnya, Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, mengatakan “Dari hasil lomba ini terlihat bahwa hasil tanam timun baby yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sleman telah sesuai dengan kebutuhan pasar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap prestasi yang telah diraih oleh para pemenang lomba ini dapat menjadi motivasi bagi KWT lainnya yang berada di Sleman untuk lebih optimal dalam membudidayakan timun baby di Kabupaten Sleman.
Ditulis Oleh:
Ratna Khusuma Dewi, A.Md.
Staff bidang penyuluhan, dinas pertanian, pangan dan perikanan Kab.Sleman












