Powered by free wordpress themes

Monday , August 26 2019
Home / Politik dan Pemerintahan / Beras Hitam MSP 18 , Menjadi Rebutan Para Peserta Konggres PDIP ke V di Bali

Powered by free wordpress themes

Beras Hitam MSP 18 , Menjadi Rebutan Para Peserta Konggres PDIP ke V di Bali

Denpasar, HarianForum.com- Galeri pameran produk produk pertanian Mari Sejahterakan Petani atau disingkat MSP di area Kongres PDIP ke V menurut Candra memang atas permintaan dari ketua umum PDIP. ”Hadirnya galeri pameran produk MSP di area konggres atas permintaan ibu Megawati yang disampaikan melalui Sekjen PDIP pak Hasto Krisiyanto dan kami diminta untuk memperlihatkan produk produk unggulan. Selain benih padi dan jagung, juga beras dalam kemasan serta kopi dan masih banyak produk MSP yang lainnya juga kami pamerkan,” jelas Januar Adie Chandra nama lengkap Chandra (09/08/2019).

Bersama pengurus lainnya dalam memamerkan produk unggulan MSP, Chandra menceriterakan saat menjelang pembukaan kongres yang dihelat tanggal 8-11 Agustus 2019 di Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali.Dari produk produk yang dipamerkan, para peserta kongres yang menjadi pengunjung stand pameran MSP sangat tertarik dan antusias untuk membeli beras hitam MSP 18.

Dengan roman wajah kegembiraan yang tidak bisa disembunyikan, petani yang juga kepala Sekolah Menengah Kejuruan Al Akhyar Bondowoso ini mengisahkan tentang produk unggul beras hitam MSP 18. ”Padi beras hitam MSP 18 yang kami pamerkan habis dibeli oleh pengunjung, bahkan kami sampai menyampaikan permintaan maaf kepada pengunjung yang ingin membeli beras hitam namun tidak bisa kami layani” lanjut Chandra ”Beras hitam MSP 18 adalah hasil budidaya dari benih yang disampaikan mas Irsan kepada kami agar benih padi tersebut dibudidayakan. Di dalam lembaga MSP, mas Irsan merupakan dewan pengawas, maka permintaan untuk membudidayakan beras hitam merupakan amanah bagi kami. Setelah melalui proses persemaian dan kemudian menjadi bibit padi, akhirnya kami tanam di lahan seluas 5.000 m2 yang berlokasi di desa Cindogo, kecamatan Tapen kabupaten Bondowoso,” terangnya.

Chandra juga menuturkan bahwa benih padi hitam MSP 18 yang dibawa Irsan Surya, merupakan benih lokal kualitas terbaik hasil karya begawan pertanian bangsa Indonesia, Prof Surono Danu atau akrab dipanggil mbah Danu, tokoh peneliti tanaman pangan dan penemu bibit padi unggul dimana hanya dalam 90 hari petani sudah bisa panen dengan hasil mencapai tiga kali lipat. Bibit padi hasil penemuan Surono Danu yang dulu dinamakan Sertani atau Serikat Tani Indonesia kemudian sekarang lebih populer disebut dengan Mari Sejahterakan Petani.

Baik Irsan Surya di MSP sebagai dewan pengawas maupun Chandra ketua MSP Bondowoso, merupakan anak ideologis Surono Danu. Kedua pemuda tersebut tidak berbeda dengan konsistensi dan komitmen bapak ideologisnya, selalu terus berjuang menegakkan kedaulatan pangan untuk bangsa. ”Kami dan teman teman di MSP terus menjaga komitmen dan konsisten perjuangan bapak, menegakkan kedaulatan pangan untuk bangsa Indonesia” pungkas Januar Adie Chandra.

Harga beras hitam memang tidak sama dengan beras putih biasa yang rutin dikonsumsi, bahkan harga beras hitam bisa mencapai lima kali lipat beras putih. Akan tetapi untuk mengikuti konsumsi makanan yang sehat, beras hitam mempunyai kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Selain memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, dalam beras hitam terkandung vitamin E, B1, B2, B3, dan B6, bahkan terdapat fosfor, zinc, dan magnesium. Kandungan dalam beras tersebut terdapat riboflavin yang berfungsi untuk melindungi sel dari stres oksidatif, radikal bebas merupakan penyebab terjadinya kanker.Dan selain mempunyai kemampuan membantu hati menghilangkan zat beracun beras hitam memiliki kandungan serat yang tinggi berfungsi membantu mencegah penyerapan zat beracun di dalam tubuh serta dapat mencegah resiko diabetes karena kandungan gula dalam beras sangat rendah.(Ans)

Check Also

Prosesi Sertijab Kades Karangasem Berlangsung Damai 

Tuban, HarianForum.com- Siang yang begitu terik tak menghalangi perwakilan dari lembaga desa dan Tokoh masyarakat untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *