Sabtu , Januari 28 2023
153 views

Bentuk Dukungan Bagi Keluarga Eks ODGJ, Dinsos Jombang Berikan Pelatihan Kewirausahaan

Jombang, HarianForum.com-Dinas Sosial Kabupaten Jombang, adakan pelatihan kewirausahaan pembuatan keripik tempe bagi keluarga eks ODGJ ( Orang Dalam Ganguan Jiwa). Kegiatan selama sehari tepatnya hari Selasa tanggal 15 November 2022 berlangsung di Balai Desa Godong, Kecamatan Gudo, diikuti sebanyak 40 orang keluarga dari eks ODGJ.

Kegiatan di dihadiri Kepala Bidang Rehabilitasi sosial Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Eko Sulistyono, SH, M.Si, Kepala Desa Godong , dan kader serta programer dari Puskesmas Gudo dan narasumber pak Karto dan Neneng Sujiati dari Permamin Jombang dan Peserta diberikan pelatihan, pembekalan dan praktik secara langsung.

Selanjutnya mereka juga mendapatkan bahan untuk pembuatan kripik tempe.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Eko Sulistyono, SH, Msi mengatakan, terkait itu Pemkab Jombang dalam hal ini Dinas Sosial, berkomitmen secara serius melaksanakan program dan kegiatan wirausaha khusunya bagi keluarga eks ODGJ.

“Sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk mewujudkan pembangunan kewiraushaan bagi keluarga Eks ODGJ. Saat ini kegiatannya masih dalam tahapan eksplorasi. Namun hal tersebut tidak mengurangi komitmen untuk berkontribusi kepada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat khususnya keluarga eks ODGJ di Desa Godong , Kabupaten Jombang,” katanya Selasa ( 22/11/2022).

Dikatakan, program pelatihan pembuatan kripik tempe merupakan hal penting yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Ada beberapa tujuan, di antaranya peserta dapat mengidentifikasi jenis dan macam ragi tempe yang digunakan dalam pembuatan tempe. Peserta mampu menangani bahan baku ragi tempe dalam pembuatan tempe.

Peserta dapat memproduksi/membuat ragi tempe dalam pembuatan tempe, serta peserta dapat memahami dan mengetahui teknis dan manajemen pemasaran kripik tempe.

“Dengan demikian melalui kegiatan yang diikuti sebanyak 40 orang keluarga eks ODGJ ini diharapkan akan muncul para wirausahawan khususnya bagi keluarga Eks ODGJ. Sehingga mampu menciptakan peluang-peluang kerja baru. Menghasilkan produk barang yang kreatif dan inovatif yang memiliki nilai ekonomis dan mampu memberdayakan potensi lokal. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup bagi keluarga eks ODGJ di Desa Mejoyoloari ,”terang Eko.

Eko menambahkan, pelatihan pembuatan kripik tempe ini Dinas Sosial mengharapkan dapat memberikan dampak positif. Artinya mencari terobosan baru di mana kripik tempe produknya sudah lama tapi ke depannya bisa mandiri untuk keluarga yang tersayang. Intinya keluarga ODGJ bisa membantu perekonomian dan meringankan kebutuhan ekonomi keluarga tersebut. Sementara pesertanya berjumlah 40 orang dari Desa Kepala Desa Mejoyolosari dan sekitarnya yang berdomisili di wilayah Kecamatan Gudo .

“Sementara ini belum memberikan alat-alat, insya Allah tahun depan bisa alokasikan alat-alat tiap penerima manfaat menerima alat pemotongan kripik tempe. Untuk semetara ini Dinas Sosial hanya memberikan pelatihan, serta bahannya seperti tempe, tepung, dan minyak.

Pelatihan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Agar kedepannya lebih paham, dan mengerti. Para peserta ini tidak sendiri, melainkan didampingi para pelatih, “terang Eko.

Salah satu pendamping kader Ibu Yenny mengatakan, dengan adanya pelatihan ini sangat senang sekali bisa menambah ketrampilan membuat kripik tempe, sehingga bisa membatu ekonomi keluarga.

“Sangat senang adanya pelatihan ini, sehingga dapat ada tambahan penghasilan,” terangnya pada media Harianforum.com. (lil)

Check Also

PPS Dilantik, ini Penjelasan Pujiono Ketua KPU Nganjuk

Nganjuk, HarianForum.com- Setelah melalui tahapan pembentukan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024, sebanyak 852 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *