Powered by free wordpress themes

Sunday , December 5 2021
Home / Serba-serbi / Bayi Putri Duyung, Bertahan Hidup Hanya Dalam Waktu 4 Jam Usai Dilahirkan

Powered by free wordpress themes

Bayi Yang Mengidap Sindrom Putri Duyung (Sumber : Trb)

Bayi Putri Duyung, Bertahan Hidup Hanya Dalam Waktu 4 Jam Usai Dilahirkan

HarianForum.com – Seorang ibu asal Kolkata, India Timur, telah menggemparkan publik, pasalnya, dirinya melahirkan seorang bayi dengan kondisi langka, yakni seperti putri duyung.

Maskura Bibi (23) tahun itu melahirkan bayi secara normal di RS Chittaranjan Deva Sadan, India. Dirinya melahirkan seorang bayi yang menderita kondisi langka yang dikenal dengan sirenomelia. Kondisi ini dikenal dengan sindrom putri duyung.

Bayi yang dilahirkannya, terlahir dalam kondisi panggul dan kaki menyatu. Malangnya, bayi itu meninggal dalam waktu 4 jam setelah dilahirkan, sebelum dokter berhasil mengidentifikasi jenis kelaminnya.

Maskura mengaku, selama mengandung tidak melakukan pengecekan kondisi bayinya dengan USG. Ia dan suami merupakan pasangan pekerja yang memiliki masalah ekonomi. Oleh karena itu, mereka tidak bisa mendapat pengobatan yang tepat selama kehamilan.

Dokter spesialis anak rumah sakit tersebut, Sudip Saha, mengatakan, “Kurangnya nutrisi yang tepat dan sirkulasi darah yang tidak tepat pada bayi dan ibu bisa menciptakan kelainan semacam ini.” Ujarnya.

Sindrom putri duyung, diperkirakan hanya terjadi 1 dari setiap 60.000 hingga 100.000 kelahiran. “Bayi itu memiliki formasi normal di bagian atas tubuh, tapi di bawah pinggang kakinya disatukan. Bagian bawah tidak berkembang sepenuhnya. Sayangnya bayi seperti itu tidak bisa bertahan.” Ungkapnya.

Seorang wanita dari Uttar Pradeash, India bagian utara, pada tahun 2016 yang lalu juga melahirkan bayi dengan kondisi serupa. Bahkan bayi tersebut hanya bertahan hidup selama 10 menit setelah dilahirkan. (Trb/Frm)

Check Also

Desa Gogodeso Blitar, Akan Ikuti Jejak Keberhasilan Desa Bringinan Ponorogo

Blitar, HarianForum.com- Tidak keliru bila kepala desa Bringinan, Kecamatan Jambon, kabupaten Ponorogo hingga sampai saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *