BeritaEkonomi

Sembako Murah Polres Nganjuk: Wujud Nyata Polri Jaga Stabilitas Pangan Selama Ramadan

43
×

Sembako Murah Polres Nganjuk: Wujud Nyata Polri Jaga Stabilitas Pangan Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, HarianForum.com – Menanggapi tren kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang pertengahan bulan suci Ramadan, Polres Nganjuk mengambil langkah nyata dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berpusat di depan Mapolsek Nganjuk Kota ini dilaksanakan serentak secara nasional dan dipantau langsung melalui Zoom Meeting oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo. Di tingkat lokal, acara dihadiri oleh Wakapolres Nganjuk, Kompol Andria Diana Putra, bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Nganjuk dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Nganjuk.

Wakapolres Nganjuk, Kompol Andria Diana Putra, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.

“Kami memahami keresahan warga terkait kenaikan harga pangan selama Ramadan. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan stabilitas harga tetap terjaga dan warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” ujar Kompol Andria.

Senada dengan hal tersebut, Kasat Binmas Polres Nganjuk, AKP Ari Hartono, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial. Penyaluran bahan pangan dilakukan secara langsung agar manfaatnya segera dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

“Harapan kami, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa terbebani harga pasar yang tinggi. Ini adalah bentuk sinergi kami dengan para stakeholder untuk menjaga kesejahteraan warga selama bulan puasa,” tambah AKP Ari.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Banyak warga merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, mengingat harga bahan pokok di pasaran cenderung fluktuatif selama masa Ramadan.

Gerakan Pangan Murah di wilayah hukum Polres Nganjuk ini berjalan dengan aman dan kondusif. Langkah preventif ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan kekhusyukan ibadah masyarakat tanpa perlu khawatir akan lonjakan harga kebutuhan dapur.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *